Yooo .... Pa kabar pembaca yang budiman !!! baik kan, alhamdulillah kali ini ana akan sampaikan
Penjelasan dari hebatnya merangkai silaturahmi sesama lingkunga hidup di sekitar kita.
mari kita baca artikel saya. selamat membaca saudara-saudara ku sekalian.
"Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkankebaikan ataupun keburukan? 'Sesuatu yang paling cepat mendatangkankebaikan,' sabda Rasulullah SAW, 'adalah balasan (pahala) orang yangberbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi, sedangkan yangorang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HRpaling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan (siksaaan) bagiIbnu Majah).mental dan keluasan hati. Hal ini sesuai dengan asal kata silaturahmiSilaturahmi tidak sekadar bersentuhan tangan atau memohon maafbelaka. Ada sesuatu yang lebih hakiki dari itu semua, yaitu aspekMakna menyambungkan menunjukkan sebuah proses aktif dari sesuatu yangitu sendiri, yaitu shilat atau washl, yang berarti menyambungkan ataumenghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang.membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialahasalnya tidak tersambung. Menghimpun biasanya mengandung maknabersatu dan utuh kembali. Tentang hal ini Rasulullah SAWsesuatu yang tercerai-berai dan berantakan, menjadi sesuatu yangmenyambungkan apa yang telah putus" (HR Bukhari).bersabda, "Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yangOleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk menyadari bahwa silaturahmi tidak hanya merekayasa gerak-gerik tubuh, namun harus melibatkan pula aspek hati. Dengan kombinasi bahasa tubuh dan baik dan lebih bermutu daripada yang dilakukan orang lain pada kita.bahasa hati, kita akan mempunyai kekuatan untuk bisa berbuat lebihKalau orang lain mengunjungi kita dan kita balas mengunjunginya, ini tidak memerlukan kekuatan mental yang kuat. Namun, bila ada orang yang tidak pernah bersilaturahmi kepada kita, lalu dengan sengaja kita mengunjunginya, maka inilah yang disebut silaturahmi. Apalagi seseorang yang sangat menghindari pertemuan dengan kita, lalu kitakalau kita bersilaturahmi kepada orang yang membenci kita ataumengupayakan diri untuk bertemu dengannya. Inilah silaturahmi yang sebenarnya. Dalam sebuah hadis diungkapkan, "Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasul pada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, danpersaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudaramengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi" (HR Bukhari Muslim). Dari sini terlihat jelas, betapa pentingnya menyambungkan tali silaturahmi dan memperkuat nilai persaudaraan tersebut. Betapa tidak! manusia, bahkan dengan makhluk Allah lainnya. Bila ini terjadi makaDengan silaturahmi maka akan terjalin rasa kasih sayang dengan sesamarahmat dan kasih sayang Allah pun akan turun dan menaungi hidup kita. Tapi sebaliknya, rahmat dan kasih sayang Allah akan menjauh bila tali silaturahmi sudah terputus di antara kita. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya rahmat Allah tidak akan turun kepada suatu kaum yang di dalamya ada orang yang memutuskan tali persaudaraan". Seorang sahabat yang bernama Abu Awfa pernah bekisah. Ketika itu, bersabda, "Jangan duduk bersamaku hari ini orang yang memutuskan talikata Abu Awfa, kami berkumpul dengan Rasulullah SAW. Tiba-tiba beliausilaturahmi". Setelah itu seorang pemuda berdiri dan meninggalkan majelis Rasul. Rupanya sudah lama ia memendam permusuhan dengan bibinya. Ia segera meminta maaf kepada bibinya tersebut, dan bibinya pun memaafkannya. Ia pun kembali ke majelis Rasulullah SAW dengan hati yang lapang. Sahabat, bagaimana mungkin hidup kita akan tenang kalau di dalam hati masih tersimpan kebencian dan rasa permusuhan. Perhatikan keluarga kita, kaum yang paling kecil di masyarakat. Bila di dalamnya adabeberapa orang saja yang sudah tidak saling tegur sapa, salingmenjauhi, apalagi kalau di belakang sudah saling menohok dan memfitnah, maka rahmat Allah akan di jauhkan dari rumah tersebut. Dalam skala yang lebih luas, dalam lingkup sebuah negara. Bila di dalamnya sudah ada kelompok yang saling jegal, saling fitnah, atau saling menjatuhkan, maka dikhawatirkan bangsa tersebut akan semakin jauh dari rahmat dan pertolongan Allah SWT. Dari sini bisa kita pahami kenapa Rasul tidak menoleransi sekecil apapun perbuatan yang bisa menimbulkan perpecahan dan permusuhan.Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAWbersabda, "Berhati-hatilah kalian terhadap prasangka, sebab prasangka itu sedusta-dustanya cerita. Jangan pula menyelidiki, mematai-matai, dan menjerumuskan orang lain. Dan janganlah saling menghasud, saling membenci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian sebagai hamba Allah yang bersaudara" (HR Bukhari Muslim). Silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan pertolongan Allah SWT. Dengan terhubungnya silaturahmi, maka ukhuwah Islamiyah akan terjalin dengan baik. Ini sangat penting. Sebab, bagaimana pun besarnya umatIslam secara kuantitatif, sama sekali tidak ada artinya, laksana buihdi lautan yang mudah diombang-ambing gelombang, bila di dalamnyaa'lam bish-shawab.tidak ada persatuan dan kerja sama untuk taat kepada Allah. Wallahu
Tag :
pengundang rezeki

0 Komentar untuk "Silaturahmi Yuuk Guys !!!"