Setiap
individu memiliki prinsip berbeda-beda dalam menanggapi suatu perkataan.
Baik perkataan dari orang tua,
sahabat, pacar, atau bahkan tulisan-tulisan yang sering kita jumpai di spanjang
jalan. Tapi semua itu memiliki peran penting dalam setiap lini kehidupan.
Tergantung bagaimana cara kita menanggapi sich suatu perkataan tersebut. Di
sini saya akan uraikan sedikit makna dari sebuah perkataan dari sumber siapa
yang mengatakan :
Orang Tua
Mungkin hampir kebanyakaan dari
kita jika orang tua menasehati kita akan berdiam diri dan dengan serius
mendengarkan layaknya seorang bayi bila mana sang bunda memberi asi. Tapi
sebenarnya apa dalam dalam benak kita ? kebanyakan pasti mengatakan “itukan
pemikiran zamannya dia mana mungkin sama dengan zaman sekarang gak update tu
namanya”.atau pikiran yang ngeleneh lainnya. Namun saya haran agan-agan
sekalian jangan pernah berpikir begitu sebab nasihat orang tua kita adalah
warisan termahal di muka bumi ini. Semua orang tua tidak akan mau melihat
anak-anaknya kelak tidak berguna bagi sesama.
Sahabat
Kalau yang satu ini kebanyakan
biasanya jarang kita tanggapi dengan serius kecuali ada suatu yanga berkaitan
dengan kita langsung. Namun biasanya perkatan para sahabat kita sering kita
mkanai dengan candaan hari ini atau bahkan sering kita hargai dengan perkataan
“oooh gitu yaa” atau “terus apalagi” bahkan mungkin sering kita cuekin. Namun
itu semua tergantung sama kita juga sich bagaimana menilai seorang sahabat itu
sebenarnya. Kalau saya sendiri sich tetap mendengarkan apa yang dia katan.
Masalah benar apa enngaknya itu urusan belakang yang penting seorang sahabat
senang dengan kita itu dah lebih dari cukup. Ingat “seribu sahabat terlalu
sedikit satu musuh terlalu banyak".
Tokoh besar
Banyak di antara kita jika di
datangi seorang tokoh atau artis atau siapa sajalah yang namanya cukup terkenal
di media massa pasti akan berbangga hati dan bahkan secara tidak sabar kita
pasti akan membicarakannya kepada orang-orang di sekitar kita. Apa sich
sebenarnya special meraka yang sampai segitunya kita mau turut mendengar
sepatah dua patah kata yang keluar dari bibir para sang tokoh tersebut. Bagi
saya pribadi perkataan seorang tokoh tidak sebanding dengan perkataan orang tua
saya sendiri. Sehebat apapun tokoh tersebut namun tetap kalau kata orang tua
saya A maka yang wajib saya kerjakan adalah A. Namun bagaimapun saya pribadi
tetap menghargai dan menuruti semua perkataan para tokoh-tokoh yang mampu
menginspirasi ribuan fans-fansnya yang membuat namanya besar. Seorang tokoh
tanpa pengakuan seorang fans bagaikan setitik air di padang pasir yang luas.
Tag :
Kunci Keberhasilan

0 Komentar untuk "Kekuatan Kata"